1. Ringkasan
Esekutif
Perekonomian
Indonesia semakin lama semakin meningkat disebabkan munculnya usaha-usaha yang
semakin marak bermunculan baik dalam bidang usaha maupun industry. Persaingan
dalam usaha juga semakin meningkat sehingga pengusa-pengusaha tersebut harus
menarik konsumen sebanyak-banyaknya dengan produk yang kita jual.
Sehingga
pengembangan usaha kecil dan menengah di anggap sebagai alternatif yang dapat
mengurangi beban yang dihadapi perekonomian nasional, karena kebanyakan usaha
ini termasuk usaha sendiri dan tidak memerlukan modal yang besar dalam
menjalankan usaha ini.
Usaha
yang mau kita jalankan belum begitu ramai dipasaran, sehingga ada inisiatif
dari kita untuk mengembangkan usaha ini agar masyarakat mengenal produk ini
yaitu puding kedelai dimana kita ketahui bahwa Indonesia hanya sebatas mengolah
kedelai menjadi tempe, susu kedelai atau ampasnya diolah menjadi tahu. Namun,
setelah beberapa kali inovasi dapat berhasil meracik tofu puding.
Dedi
Chandra Wibowo presiden direktur PT. Zehat International mengatakan bahwa
olahan kedelai ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Agus M. Dien selaku
bagian produksi PT. Zehat International mengatakan, ide membuat tofu puding
muncul karena mereka ingin memberi variasi pilihan kepada konsumen dalam bentuk
makanan siap saji. “Makanya kami buat puding, apalagi selama ini belum ada yang
membuat puding dari kedelai,” ujarnya.
PT.
Zehat International rutin memproduksi puding setiap tiga hari sekali.
Produksinya mencapai 3000 pieces per bulan dengan harga Rp 8.000 per pieces.
PT. Zehat International memasarkan tofu puding buatannya ke Jakarta, Surabaya,
Semarang,
Bandung, dan Bali. Produk ini juga sudah dipasarkan
di beberapa hipermarket besar seperti Sogo, Giant dan Carrefour. Menurut Agus,
setiap bulan Zehan bisa menjual 90 persen dari total produksi mereka. Karena
tanpa tambahan pengawet, tofu pudding ini hanya bisa tahan satu bulan.
2. Deskripsi
Usaha
Usaha
ini dimuali sejak 2006. Awalnya, perusahaan ini sebatas mengolah kedelai
menjadi susu cair. Setelah melakukan beberapa kali inovasi, akhirnya mereka
berhasil meracik tofu pudding (pudding Kedelai).
Tofu
puding ini sudah dipasarkan keberbagai kota, namun pemasarannya belum sampai kemadura.
Sehingga, kami berencana untuk memasarkan puding kedelai ini dengan kemasan
lebih inofatif sehingga menarik konsumen untuk membelinya.
a. Data
Perusahaan
·
Nama Perusahaan : PT.
ZEHAT INTERNATIONAL
·
Bidang Usaha : Industri Pengolahan Makanan & Minuman
·
Jenis
Produk : Puding Kedelai
·
Alamat
Perusahaan : Jl raya panjang blok db27 kedoya,
Jakarta 11520, Indonesia
·
Nomor Telephon :
081510377089 / 021-3600 1170
b. Data
Pengusaha
·
Nama Pemilik : Dedi
·
Jabatan : Presiden
Direktur
·
Tempat tanggal lahir : Jakarta,
23 Agustus 1979
·
Alamat Rumah : Jl raya panjang kedoya, Jakarta 11520, Indonesia
·
Nomor Telephon :
081510377089 / 021-3600 1170
c.
Struktur Organisasi :

d.
Visi
dan Misi
Visi
: Dengan menciptakan perusahaan yang dapat mengusai pangsa pasar dalam dunia
bisnis makanan, namun tetap mengedepankan kualitas dan mutu produk
Misi
:
·
Menjadikan
produk kedelai menjadi produk yang berbeda pengolahannya dan mempunyai nilai
tambah dalam pengolahannya.
·
Menyediakan
produk yang baru diwilayah Madura.
e.
Job
Description
1.
Presiden
direktur : mengatur jalannya perusahaan.
2.
Direktur
: mengatur kerja karyawan dan jalannya proses produksi.
3.
Bagian
pemasaran : mengatur jalannya distribusi, promosi dan penjualan dari produk
yang dihasilkan.
4.
Bagian
keuangan : mengatur keuangan dari perusahaan tersebut. Menghitung pemasukan,
pengeluaran, keuntungan, dan kerugian yang terjadi diperusahaan
5.
Bagian
produksi : mengatur, dan mengolah input (kedelai) menjadi input (puding
kedelai).
6.
Bagian
pengadaan barang : mengatur, memeriksa, dan membeli input-input yang dibutuhkan
dalam proses produksi perusahaan tersebut.
f.
Alasan
Pemilihan Bisnis
Kita sering mengatakan bahwa kedelai
dapat menjadi pengganti daging bagi yang tergolong vegetarian. Kedelai
merupakan gudang nutrisi dan bermanfaat bagi kesehatan dari sejumlah produk
berbasis kedelai seperti susu kedelai, tahu, tauge, kacang, saus dan tepung.
Kedelai dianggap sebagai protein lengkap
karena adanya jumlah asam amino esensial. Kedelai bermanfaat sebagai antioksidan,
mengurangi resiko penyakit jantung, mencegah kanker, membalikkan efek
endometriosis,mencegah osteoporosis, mangatasi gejala menopause, member efek
baik untuk diabetes dan sakit ginjal, memberi efek baik untuk diabetes dan
sakit ginjal, dan menjaga berat badan.
Alasan memilih usaha
ini adalah selain kedelai mempunyai kandungan nutrisi dan manfaat yang sangat
baik bagi tubuh, usaha ini masih belum banyak produsen yang memproduksi olahan
kedelai menjadi puding, jadi masih banyak kesempatan dan masih memungkinkan
untuk memproduksi kedelai dan menarik konsumen untuk mengkonsumsi.
3.
Analisis
Pemasaran
1.
Place
Produk
ini dipasarkan di beberapa hipermarket besar seperti Sogo, Giant dan Carrefour.
2.
Price
Penetapan
harga dari produk tersebut adalah berdasarkan pada biaya produksi ditambah
mark-up sekitar 10%.
3.
Product
Jenis
produk yang dihasilkan dari usaha yang dilakukan adalah Puding Kedelai dari
bahan baku kedelai.
4.
Promotion
Promosi
yang dilakukan untuk mengenalkan produk tersebut adalah dengan promosi penjualan,
dari mulut kemulut, media cetak, dan media online.
4.
Analisis Operasional
1. Desain Produk
Untuk meningkatkan kualitas output,
maka selalu mengamati perkembangan teknologi dan riset produk atau uji coba
produk. Pertimbangan utama penentuan lokasi usaha adalah bahan baku untuk
proses produksi.
Pola usaha yang dikembangkan adalah
pola produksi setiap 3 hari sekali selalu menghasilkan puding kedelai.
2. Proses produksi
Proses
produksi puding kedelai ini diawali dengan mengolah biji kedelai menjadi bubuk.
Lalu, bubuk kedelai dicampur air dari mata air pegunungan di Ciawi.
Selanjutnya ditambahkan gula putih dan rasa alami. Ada tiga pilihan rasa, yaitu
manis, jahe, dan kopi. Untuk puding beraroma jahe dan kopi, dicampurkan jahe
atau kopi yang digiling halus.
Bahan-bahan
tersebut kemudian dimasak 30 menit. Setelah didinginkan sesaat, dituang ke
dalam wadah dan dikemas dengan label merek Soylicious. Lalu dimasukkan ke ruang
pendingin selama 5 menit. Kemudian, puding yang sudah dikemas direndam sesaat
di dalam air mentah. Untuk mempertahankan rasa, dus puding dimasukkan ke gudang
pendingin dengan suhu 2 derajat sampai 7 derajat celcius.
5.
Analisis Peluang dan
Pesaing
Peluang untuk produksi produk yang sama
dengan produk ini masih sangat sedikit, pangsa pasarnya pun masih luas, tapi
tidak menutup kemungkinan akan muncul pesaing-pesaing baru dan selain itu
munculnya variasi-variasi makanan atau jajanan baru.
6. Analisis Keuangan
1. Biaya Tetap
No.
|
Keterangan
|
Jumlah
|
Harga @
|
Harga Total
|
Lama Pakai
|
Biaya Perbulan
|
1.
|
Pendingin
|
2 buah
|
Rp. 2.000.000
|
Rp. 4.000.000
|
20 tahun
|
Rp. 16.667
|
2.
|
Penggiling
|
2 buah
|
Rp. 850.000
|
Rp. 1.700.000
|
20 tahun
|
Rp. 7.083
|
3.
|
Kompor Gas
|
3 buah
|
Rp. 300.000
|
Rp. 900.000
|
3 tahun
|
Rp. 25.000
|
4.
|
Gas
|
3 buah
|
Rp. 23.000
|
Rp. 69.000
|
2 bulan
|
Rp. 2875
|
5.
|
Panci
|
3 buah
|
Rp. 30.000
|
Rp. 90.000
|
3 tahun
|
Rp. 2.500
|
6.
|
pengaduk
|
3 buah
|
Rp. 25.000
|
Rp. 75.000
|
3 tahun
|
Rp. 2083
|
2. Biaya
Variabel
No.
|
Keterangan
|
Jumlah
|
Harga
@
|
Harga
total
|
Biaya
Perbulan
|
1.
|
Kedelai
|
100
kg
|
Rp.
5.000
|
Rp.
500.000
|
Rp.
1.500.000
|
2.
|
Jahe
|
20
kg
|
Rp.
10.000
|
Rp.
200.000
|
Rp.
600.000
|
3.
|
Kopi
|
20
kg
|
Rp.
20.000
|
Rp.
400.000
|
Rp.
1.200.000
|
4.
|
Gula
|
40
kg
|
Rp.
11.000
|
Rp.
440.000
|
Rp.
1.320.000
|
5.
|
Air
|
90
liter
|
Rp.
1000
|
Rp.
90.000
|
Rp.
270.000
|
6.
|
Wadah
|
1000
buah
|
Rp.
1.000
|
Rp.
1.000.000
|
Rp.
3.000.000
|
Harga
jual : Rp. 8.000,-/
pieces
Jumlah
terjual : RP. 1.300,- pieces/
hari
Pendapatan
bulanan : RP 10.400.000
R/C = 
= 
= 1,308
Karena Nilai R/C adalah lebih besar dari 1 ( 1,308 > 1 ) berarti usaha ini layak karna perusahaan untung.
7. Analisis
SWOT
a. Kekuatan
-
Produk ini sangat
bermanfaat bagi kesehatan
-
Harganya yang relatif
terjangkau
-
Tidak menggunakan bahan
pengawet.
b. Kelemahan
-
Karena tidak
menggunakan bahan pengawet, produk ini tidak dapat bertahan lama.
c. Peluang
-
Belum begitu banyak
pesaing yang memproduksi produk yang sama
d. Ancaman
-
Munculnya produk-produk
makanan atau camilan terbaru dipasaran
-
Akan munculnya
pesaing-pesaing baru.